Beranda NASIONAL BANDUNG Yusri Usman: Tender Minyak ISC Pertamina Tertutup, Diduga Ada Kongkalikong

Yusri Usman: Tender Minyak ISC Pertamina Tertutup, Diduga Ada Kongkalikong

369
0
BERBAGI

SUARABANDUNG, VoB –Tender Minyak Mentah di ISC Pertamina  kenapa tertutup?
Tender pengadaan minyak mentah dan BBM oleh Integrated Supply Chain (ISC) merupakan salah satu terobosan PT Pertamina (Persero) untuk memotong mata rantai dalam pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri. ISC yang menggantikan peran Petral dinilai sangat efektif untuk menutup celah praktek kecurangan.

Transparansi adalah kata kunci suksesnya ISC, dengan proses tender yang sangat terbuka sehingga seluruh peserta tender bersaing secara sehat.Alhasil, sepanjang tahun 2015, ISC telah memberikan penghematan untuk Pertamina sekitar US$208,1 juta.

“Melalui ISC, peserta tender lebih variatif, harga lebih kompetitif, dan posisi tawar semakin tinggi. Informasi tender kami buka melalui website Pertamina yang semua orang dapat mengaksesnya,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro dalam siaran persnya, beberapa waktu lalu.Namun, cerita tahun 2015 agaknya sekarang jauh berbeda dengan tahun 2016.

Namun Direktur Eksekutif CERI Yusri Usman mempertanykan kenapa tender pengadaan minyak mentah untuk “West African Crude ” sebesar 18 juta barrel untuk periode penyerahan Juli sampai dengan Desember 2016 mendadak tertutup?. ISC hanya mengundang sejumlah peserta tender. “Pesertanya tak lebih dari 8 perusahaan dari 133 perusahaan yang terdaftar. Kalau memang transparan, diumumkan dong di media massa atau setidaknya di situs Pertamina,” ujar Yusri , Sabtu  (30/4) kepada ENERGYWORLD.

Kalau di portal www.pertamina.com pengumuman pembelian term minyak mentah melalui tender terbatas untuk periode Februari-Juni 2016, lanjutnya  dengan batas waktu penyampaian penawaran Rabu 25 Nov 2015 dengan masa berlaku penawaran hingga Rabu 2 Desember 2015, adalah pemberitahuan terakhir yang dipublikasikan Pertamina.

Selebihnya, untuk pengadaan Juni 2016 dan seterusnya, tidak lagi diumumkan. Padahal, masih kata Yusri sebuah sumber menyebutkan  pengumuman tender ISC untuk kebutuhan minyak mentah periode Juni 2016 sudah digelar pada 25 April 2016 dikirim pada malam hari dan undangan terbatas 8 peserta dengan batas penawaran 27 April 2016 jam 14.00 WIB . Adapun pemenangnya telah diumumkan pada 29 April 2016. “Anehnya lagi pemenangnya bukan produsen minyak tetapi trader minyak, yang secara akal sehat saja harganya lebih mahal ketimbang langsung membeli langsung dari produsen.” jelasnya. Perusahaan trader itu  adalah Travigura ini yg sepanjang tahun memenangkan tender pengadaan minyak di ISC Pertamina. “Sungguh aneh, dan kenapa Pertamina tertutup soal ini, bukannya Fungsi ISC secara struktur di Pertamina langsung d ibawah Dirut Pertamina kalau tender minyak “West African Crude ” diadakan mendadak dan terbatas 7 perusahaan diduga sudah terjadi kongkalikong, maka Dirut Pertamina harus ikut bertgjawab?” tanyanya. – MG-ewindo