Beranda NASIONAL BANDUNG Terlalu…Jangankan Rhoma, Gus Dur pun Cak Imin Campakan

Terlalu…Jangankan Rhoma, Gus Dur pun Cak Imin Campakan

564
0
BERBAGI

Pencapresan Rhoma Irama dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sepertinya tak akan berlanjut. Hal itu disebabkan karena sikap tidak konsisten Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar.

Kendati demikian, salah seorang komentator  politik  Komunitas Cermin Indonesia (KCI)  M. Zakir Rasyidin mengatakan bahwa persoalan yang melanda PKB saat ini adalah cerminan dinamika politik yang wajar.

“Terkait dengan adanya isu bahwa Rhoma Irama Akan mengundurkan diri dari PKB , saya berpendapat hal  itu hanyalah sebuah gertakan belaka dari pihak Rhoma Irama. Sebab kita tahu bahwa PKB adalah Partai lama, yang jelas memiliki titik basis massa yang real,”katanya, Selasa (29/4).

Sehingga, kata dia, mundur atau tidaknya Rhoma Irama dari PKB tidak begitu berpengaruh secara signifikan terhadap perolehan suara Partai Kebangkitan Bangsa itu sendiri.

“Sebab Rhoma Irama tidak seperti Jokowi yang memiliki efek signifikan terhadap partai. Sehingga jika keluar atau mengundurkan diri maka akan berakibat fatal terhadap Suara partai,”katanya.

Oleh karena itu, sambungnya, ia  berkesimpulan bahwa gertakan kelompok suporter Rhoma tidak lebih dari sekedar gertak sambal. “Sebab Jauh Lebih Bereffect Ahmad Dhani Prasetyo terhadap suara PKB,dari pada Rhoma Irama,”ujarnya.

Dihubungi secara terpisah analis politik Pusat Kajian Komunikasi Politik Indonesia (PKKPI) Aendra Medita menilai bahwa keberadaaan Rhoma dalam tubuh PKB sendiri tidak terlalu penting, sebab Rhoma hanya dijadikan magnet oleh PKB untuk mendulang suara dalam pemilu legislatif lalu.

“Iya, Rhoma hanya dimanfaatkan saja oleh Cak Imin. tapi dia tidak sadar,” kata Aendra.

Ditambahkan Aendra, saat ini posisi PKB bersama dengan Cak Imin sedang berada diatas angin. Sebab partai politik berlambang bola dunia dengan sembilan bintang tersebut meraih perolehan suara cukup signifikan. Karena itu amat wajar jika PKB memandang sebelah mata Rhoma Irama.

“Kalau Rhoma mau hengkang dari PKB saya rasa tidak ada masalah. Sebab dia bukan figur utama, dan juga bukan bagian elit PKB. Saat ini PKB punya posisi tawar tinggi, bahkan tidak memungkinkan jika Cak Imin bakal dipinang sebagai cawapres dari Partai Politik lain,” tutupnya.

Menurut sumber terpercaya antara PKB dan PDIP telah terjadi pertemuan tertutup di Kediri, Jawa Timur beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut PKB sepakat mendukung PDIP untuk bertarung dan memenangkan pemilu presiden (pilpres) pada tanggal 9 Juli mendatang. Terkait dengan pembagian jatah dan alokasi kursi kabinet belum ada kesepakatan antara PKB dan PDIP. Namun kabar yang bereder PKB meminta satu jatah kursi Menteri Perekonomian.(pn/vob)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here