Beranda NASIONAL BANDUNG Tantangan Mang Oded Setelah Dilantik Jadi WaliKota Bandung Urus PKL Cicadas

Tantangan Mang Oded Setelah Dilantik Jadi WaliKota Bandung Urus PKL Cicadas

24
0
BERBAGI

Terpilihnya Oded dan Yana menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung memberikan harapan yang baru bagi masyarakat kotanya.

Mang Oded kini dia telah naik tahta sebelum dilantik karena menang Pilkada 2018, Petahana setengah alias bekas wakil jadi Walikota ini sukses mendulang suara, mengalahkan artis Nurul Arifin dan Sekda Kota Bandung Yossi Irainto.

Kini Bagi Mang Oded dan Mang Yana PR besar  soal Pedagang Kaki Lima (PKL) Cicadas.  Sejak Walikota Ridwan Kamil PKL Cicadas masih kumuh sampai kini. Meski mengklaim banyak pencapaian yang telah diraih, dan tak hanya dalam bentuk fisik. Tapi Persoalan pedagang kaki lima (PKL) nampaknya masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Pemerintah Kota Bandung.

Mang Oded pernah bilang beberapa persoalan PKL yang belum diselesaikan Pemkot Bandung sejak 2014, diantaranya persoalan PKL di daerah Cicadas, Tegalega dan Dewi Sartika.

JANJI WAKTU MASIH MENJADI WAKIL WALI KOTA BANDUNG MENGATAKAN TIGA LOKASI YANG AKAN MENJADI TITIK PRIORITAS PEMKOT BANDUNG DALAM PENATAAN PKL TAHUN 2015. MANG ODED JUGA MENGUNGKAPKAN SEPANJANG 2014 INI BELUM SEMUA PENATAAN PKL TERSELESAIKAN.

“Prioritas kita itu ya Cicadas, Tegalega, Dewi Sartika dan titik-titik krusial yang menyebabkan kemacetan, itu titik yang kita harapkan tahun depan bisa selesaikan,” kata Mang Oded usai rapat kordinasi Satgasus PKL Kota Bandung, tahun 2014.

Belum diselesaikan ketiga titik lokasi tersebut kata Oded dikarenakan belum adanya tempat relokasi untuk para PKL tersebut. Terutama untuk PKL Cicadas, Pemkot belum menemukan relokasi untuk para PKL yang kerap memacetkan Jalan Ahmad Yani, Bandung.

Dikatakan Oded, para PKL menolak direlokasi jika tempat relokasi masih untuk sementara. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Pemkot mewacanakan relokasi PKL Cicadas ke gedung ex-Matahari di Kiara Condong.

“Kita belum memiliki tempat relokasi real buat mereka, hampir semua persoalannya belum ada titik real relokasi, mereka juga kan enggak mau kita pindah sementara, nah itu persoalannya,” ujar Oded.

Oleh karenanya, pada saat evaluasi satgasus PKL tersebut, penentuan relokasi PKL itu menjadi fokus satgasus PKL.

“Ini kita lagi carikan, kalau perlu membeli kalau itu memang solusi terakhir, duit membangun kan buat menata kota, ya harus kita lakukan,” kata Oded menjelaskan.

Sampai sejauh ini juga kata dia, kelanjutan kordinasi penanganan PKL bukan hanya terjadi di tingkat Pemkot saja, tetapi juga melibatkan kewilayahan. Sistem kolaborasi Pemkot dengan kewilayahan itu lanjut Oded yang kedepannya akan mensukseskan keberlangsungan penataan PKL di Kota Bandung.

Pakar Sosiologi Universitas Padjadjaran Budi Rajab pernah mengatakan masalah penataan PKL Kota Bandung ini harus menjadi perhatian Pemkot Bandung. Ia mengatakan Pemkot tidak boleh setengah-setengah dalam dalam menata PKL Kota Bandung.

“Kalau memang niat menata PKL ya jangan wacana saja, tapi memang harus, itu kan sudah ada Perda (Peraturan Daerah)nya,” kata dia seperti dikutip Republika, (7/12/2014)

Ia juga mengatakan persoalan PKL ini memang menjadi masalah yang berlarut-larut di Kota Bandung. Sehingga, ketegasanlah yang menjadi kunci berjalannya penegakkan aturan kepada PKL tersebut.

“Ini sudah terjadi berpuluh-puluh tahun, dan bukan di Bandung saja, tetapi semua kota juga, hanya Pemerintah serius atau tidak untuk menegakkan penataan PKL ini, itu saja,” ujarnya.

KINI KAMI BERPESAN JIKA NANTI MENJABAT DAN SUDAH DILANTIK SEBAGAI  WALI KOTA BANDUNG MANG ODED HARUS LANGSUNG PERHATIKAN PKL LANGSUNG. KARENA PKL ADALAH SOAL UTAMA DI BANDUNG YANG SAMPAI KINI BELUM MENEMUKAN SOLUSI.

Baca: Tantangan Walikota Oded Adalah PKL Cicadas yang Masih Kumuh!

Sebagai wali kota Bandung terpilih periode 2018-2023, Oded Muhammad Danial setelah memenangkan kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) bersama wakilnya, Yana Mulyana yang akan dilantik 20 September ini. Jadi jika benar janji mang Oded kedepan Mang Oded akan meningkatkan komunikasi dan silaturahmi dengan para bawahannya untuk menciptakan iklim kolaborasi yang kuat. Sehingga diharapkan muncul berbagai inovasi yang bermanfaat bagi warga Kota Bandung.
Tak ada salahnya juga Mang Oded bisa pendekatan humanisme ke para PKL, apakah sanggup atau hanya wacana sama dengan walikota sebelumnya? Gimana mang?
|UJANG- TIM VoB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.