Beranda NASIONAL BANDUNG Rizal Ramli: Biang Kerok Impor Pangan itu Mendag Enggar, cuma Presiden Jokowi...

Rizal Ramli: Biang Kerok Impor Pangan itu Mendag Enggar, cuma Presiden Jokowi Tak Berani Negur karena Takut ke Surya Paloh

13
0
BERBAGI

Melemahnya rupiah membuat banyak kritikan kepada Presiden Jokowi, salah satunya berasal dari mantan Menko Kemaritiman yang pernah menjabat di Kabinet Presiden Jokowi, Dr Rizal Ramli

Bahkan Dr Rizal Ramli, memberikan sindiran kepada Presiden Jokowi terkait terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hingga menyentuh angka Rp 15.000/dolar.

Menurut mantan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya Era Jokowi, Rizal Ramli, Jokowi adalah orang pemberani.

Jokowi, kata Rizal Ramli, berani memerintahkan penggunaan peluru tajam pada peringatan Hari Ulang Tahun TNI tahun 2015.

“Pengalaman & pengamatan saya, Pres @jokowi orang berani. Misalnya minta pengunaan peluru tajam Hari ABRI 2015,” tulis Rizal Ramli di akun twitternya, Jumat (7/9/2018).

Menteri Pedagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita, Jumat (9/6/2017), melakukan kunjungan kerja ke Indogrosir? di Jatiulum, Tangerang.

Tetapi, Rizal Ramli menyayangkan sikap Jokowi yang tidak tegas dalam menghadapi konflik kepentingan, terutama berhadapan dengan para politisi pendukungnya serta anggota kabinet.

Tapi tidak berani jika menyentuh kepentingan vested-interest disekitarnya, spt Mentri Enggar, Mentri BUMN, Ratu Utang dll. Main quota impor + grogoti elektibilitas Jkw,” ujar Rizal Ramli, mantan Menko Ekuin era Gus Dur.

 

Bahkan saat dialog di Tv One kemarin, Rizal Ramli sempat menyebut nama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di balik impor besar-besaran yang dilakukan oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Pernyataan Rizal Ramli sampaikan saat dihubungi presenter TV One dalam acara Indonesia Busines Forum yang membahas anjloknya nilai tukar rupah terhadap dollar AS.

Menurut Rizal, Enggar melebihkan impor garam 1,5 juta ton, impor gula ditambahkan 2 juta ton, impor beras ditambah 1 juta ton. Hal itu membuat petani di dalam negeri menjerit, terutama petani garam.

 

“Jadi biang keroknya sebetulnya saudara Enggar, cuma Presiden Jokowi gak berani negur karena takut Surya Paloh,” ucap Rizal Ramli.

“Saya katakan Pak Jokowi, panggil saya aja, biar saya yang tekan Surya Paloh, karena ini brengsek, impor naik tinggi sekali, petani itu dirugikan, petambak diugikan, akibatnya selektabilitas Pak Jokowi juga merosot digerogoti,” tambah Rizal.

Akibat impor yang besar ini, maka nilai rupiah terus merosot karena nilai impor jauh lebih besar dibandingkan nilai ekspor Indonesia.

Sejak 2 tahun terakhir, resiko makro ekonomi Indonesia semakin meningkat, semakin tidak sehat: defisit neraca perdangangan, current accounts, Balance of payments, primary balance. Itulah mengapa terjadi capital outflow, Rupiah terus merosot. Jangan hanya salahkan faktor external!,” tulis Rizal Ramli di twitternya.

Simak kultwit  Rizal Ramli terkait melemahnya rupiah berikut ini.

@RamliRizal: Anjloknya Rupiah ke Level 15 Ribu Baru Fase Awal. Krn sebagian mentri2 @jokowi bagian dari masalah utang, impor, ineffisiensi dll. Hanya dengan tindakan tegas Mas JKW, stabilitas lebih cepat tercapai

@RamliRizal: Pengalaman & pengamatan saya, Pres @jokowi orang berani. Misalnya minta pengunaan peluru tajam Hari ABRI 2015. Tapi tidak berani jika menyentuh kepentingan vested-interest disekitarnya, spt Mentri Enggar, Mentri BUMN, Ratu Utang dll. Main quota impor + grogoti elektibilitas Jkw.

@RamliRizal: Sejak 2 tahun terakhir, resiko makro ekonomi Indonesia semakin meningkat, semakin tidak sehat: defisit neraca perdangangan, current accounts, Balance of payments, primary balance. Itulah mengapa terjadi capital outflow, Rupiah terus merosot. Jangan hanya salahkan faktor external!

(KK/KFT/VoB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.