Beranda NASIONAL BANDUNG Pilkada Kota Bandung, Petahana, Birokrat Artis dan Independen

Pilkada Kota Bandung, Petahana, Birokrat Artis dan Independen

26
0
BERBAGI
Aendra Medita KARTADIPURA

Ada birokrat lawan artis, petahana dan independen. Sah ada empat Pasangan dalam Pilkada Walikota Bandung yang akan berlaga. Artis Nurul Arifin bersama Ruli anak dari Mantan Menteri Perindustrian MS Hidayat didukung Part Demokrat dan Golkar dan Nurul percaya diri ia akan menang mengalahkan petahana dan Birokrat.

Ada Sekretaris Daerah Kota Bandung, Yossi Irianto yang birokrat sejak lama pernah jadi Luhur Gede Bage dan kini jabatan terakhir adalah Sekda Kota Bandung adalah tangan kanan Ridwan Kamil sebenarnya. Yossie akan berpsangan dengan Aries. Ada Petahana yang bertarung yaitu Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial berpasangan dengan Yana di Pilkada Kota Bandung 2018. Satu pasangan lagi adalah  Independen jalur independen Dony Mulyana Kurnia dan Yayat Rustandi

Jadi empat pasangan itu dua birokrat satu artis dan satu independen. Mereka sudah melakukan pendaftaran kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung di Jalan Sukarno-Hatta sebagai bakal calon wali kota Bandung.

Yossi berdampingan dengan Aries Supriatna dengan dukungan empat partai, yakni PDI-P, NasDem, Hanura, dan PPP, Oded-Yana dukunganya dari PKS, Gerindra, Nurul-Ruli dari Golkar, Demkorat, PKB dan PAN, dan jalur independen Dony Mulyana Kurnia dan Yayat Rustandi.

Sebenarnya ada calon-calon lama yang akhrnya tumbang, nama artis/MC Farhan kandas, Dwiki Darmawan, Buki Wikago, atau FIKI anak muda kader RK di karang Taruna juga gagal semua. Tapi pilkada memang seleksi partai siapa yang dapat itu yang bisa maju.

Nah saat ini lantas apa yang diharapkan?

Catatan ini hanya mengingatkan warga bandung semoga tidak terjebat pada janji, dan terbukti banyak janji tak terealisasi dari para pemimpin yang sudah-sudah. Bandung hanya jadi eksploitasi dan tak pernah jadi tempat yang kuat mempesona sesuai namanya Bandung yang ramah. Bandung harus jadi kota yang adem dan tertata dengan konsep yang hanya wacana adalah salah.

Figur dari para calon yang maju di kota Bandung baik artis, birokrat dan independen harus dipegang komitmennya.

Pertarungan birokrat dan artis ini unik. Jadi akan jadi model kedepan jika saja orang silau oleh artis silakan, jika orang suka birokrat ya silakan juga dengan tugasnya yang benar-benar untuk rakyat.

Jika mereka ‘berkampanye’ maka kita lihat apa janjinya lalu waraga Bandung boleh tagih janjinya. Itulah catatan kecil ini dan semoga saja Bandung yang kini menjadi lebih baik. Prung ah tarung dengan sehat tanpa harus jelek-jelakan lawan, tapi ayo cerdaskan pemilih yang dukung atau yang akan dukung agar Anda terpilih. Tabik..!!!

AM KARTADIPURA,  Konsultan Media Strategi dari Pusat Kajian Komunikasi Politik Indonesia (PKKPI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here