Beranda NASIONAL Penjaminan Bisa Rangsang UKM Masuki Pasar Ekspor

Penjaminan Bisa Rangsang UKM Masuki Pasar Ekspor

469
0
BERBAGI

VOB (SUARABANDUNG) – Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Ngurah Puspayoga menyatakan skema penjaminan (guarantee) untuk UKM yang difasilitasi pemerintah melalui Jamkrindo, bisa memberikan motivasi atau rangsangan pada pelaku UKM untuk memasuki pasar ekspor.

“Dengan penjaminan, salah satu kendala UKM yaitu soal pendanaan sudah teratasi, kini tinggal bagaimana UKM bisa meningkatkan kualitas produknya agar bisa bersaing si pasar ekspor,” ujar Puspayoga usai menghadiri seminar internasional guarantee di Nusa Dua Bali Senin (16/11) sebagaimana dalam siaran pers, Senin siang.

Menurut Puspayoga, adanya penjaminan membuat UKM bisa memiliki banyak akses ke sektor pembiayaaan termasuk perbankan didalamnya. ” Ini menjadi rangsangan bagi UKM untuk lebih memperkaya produk baik dari sisi kualitas maupun pengemasan,” katanya.

Dengan demikian diharapkan kualitas produk UKM Indonesia bisa bersaing, apalagi sebentarlagi Indonesia memasuki era pemberlakuan Masyarakat Ekonomi (ASEAN).

Puspayoga mengakui untuk lebih memudahkan pelaksanan skim penjaminan dibutuhkan UKM rating yang bisa dipercaya. Karena itu pihaknya sudah menyiapkan dan bekerjasama dengan instansi terkait dalam menyusun UKM rating ini.

“Kemenkop UKM akan bekerjasma dengan asippindo selaku asosiasi perusahaan penjaminan juga dengan OJK selaku otoritas jasa keuangan untuk memantapkan masalah UKM rating ini,” jelas Puspayoga.

Kemenkop dan UKM sudah memiliki data base menyangkut jumlah UKM by name by adresss, dimana ada sekitar 43 juta UKM.

Sementara itu Dirut Jamkrindo Diding s Anwar  mengatakan seminar ini hadir pada saat kebutuhan pengembangan sektor UKM begitu kuat.

Pasalnya, 99 persen dari pelaku usaha adalah mikro UKM dan koperasi, yang memberikan jaminan bagi mereka berhubungan langaung dengan agenda pemerintah dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan pengentasan kemiskinan.

Tema seminar yang mengangkat isu tantangan UKM dalam ekonomi berkembang tanpa batas dan peran kredit penjaminan, adalah sesuai ketika kondisi pasar kredit tidak berfungsi optimal. Ada banyak alasan untuk ini termasuk informasi yang tak selaras, persyaratan agunan,risiko tinggi bila memberikan pinjaman pada UKM.

Sebuah survei menunjukkan akses UKM terhada sumber sumber keuangan masih kecil atau sedikit, hanya 18 persen. Selebihnya atau 82 persen masih mengalami kesulitan bila berhubungan dengan bank.

Karena itu penciptaan skema penjaminan kredit yang dirancang dengan baik dan diikuti dengan pemilihan UKM yang baik, bisa meningkaykan akses dana ke eksternal sehingga dapat menyebabkan lingkungan kewirausahaan yang dinamis.

Skema tersebut harus dirancang dengan baik dalam hal pembagian risiko, premi, tata kelola, manajemen risiko dll. Selain itu UKM juga bisa dibantu dalam pembuatan proposal, manajemen maupun pencatatan jurnal.(r/sp/VOB)