Beranda NASIONAL BANDUNG Pengamat: Riskan kalau menteri ESDM terlalu lama dikosongkan

Pengamat: Riskan kalau menteri ESDM terlalu lama dikosongkan

274
0
BERBAGI

SUARABANDUNG-VoB – Pengamat Energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi mengatakan Terlalu riskan kalau menteri ESDM terlalu lama dikosongkan.  

“Lantaran banyak keputusan strategis yang harus segera diputuskan, keputusan relaksasi ekspor konsentrat, pengambilalihan Total 2017, dll, yang mestinya tidak bisa diputuskan oleh Plt Menteri ESDM,” ujar Fahmy kepada ENERGYWORLD, Kamis (22/9) lewat sambungan WhatsApp Messenger pribadinya saat dimintai pendapat lamanya kosong kursi MenESDM.

Semua keutusan MenESDM, lanjut Fahmy adalah enting dan yang mestinya semua tidak bisa diputuskan oleh Plt Menteri ESDM. “Jokowi harus segera memilih Menteri ESDM, siapa pun asal bukan AT alias Archandra Tahar dan bukan orang partai,”jelasnya.

Fahmy juga menyorti ramainya isu AT yang akan diangkat kembali. Secara tegas Fahmy menilai jika AT akan menjadi diangkat lagi masalah serius bagi bangsa ini. “Kalau diangkat kembali menjadi menteri ESDM setelah diberhentikan dengan hormat akan menjadi masalah serius bagi kabinet Jokowi karena masalah AT bisa menjadi sasaran tembak yang sewaktu-waktu dimunculkan,” tegasnya

Masih kata Fahmy komitmen AT yang pernah menjadi WN AS sangat diragukan, padahal Kem ESDM mengelola SDA yang nilainya ribuan triliun rupiah. “Bisa jadi pada saat memutuskan Freeport Persh AS, AT akan lebih berpihak kepada AS ketimbang Indonesia,”tutupnya. |AMD