Beranda NASIONAL HUKUM Ma’mun Murod Minta Polisi Tetapkan Denny Indrayana sebagai Tersangka

Ma’mun Murod Minta Polisi Tetapkan Denny Indrayana sebagai Tersangka

469
0
BERBAGI

VOB – Juru bicara ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Ma’mun Murod mengaku kaget saat mendengar dirinya ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Mei 2014 lalu atas dugaan fitnah terhadap Wamenkumham, Denny Indrayana yang melakukan pertemuan rahasia bersama SBY dan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto di Cikeas untuk mengaburkan kasus Hambalang.

“Saya agak sedikit kaget tapi itu kan sudah terjadi. Saya akan menjalani seluruh proses hukum ini dengan baik artinya kalau memang harus dilimpahkan ke pengadilan pun saya siap untuk menjalani bahwa saya harus taat hukum,”ucap Ma’mun usai pemeriksaan perdananya di Bareskrim Polri, Rabu, (28/5).

Ma’mun menerangkan bahwa ia mendapatkan informasi pertemuan tersebut dari obrolan santai di markas PPI pada malam Selasa atau tiga hari menjelang penahanan Anas oleh KPK. Diketahui pada hari Selasa itu, Anas dipanggil KPK untuk diperiksa namun Ma’mun mengumumkan bahwa Anas tidak bisa datang ke KPK.

“Informasi kan saya tidak tahu persis siapa yang menyampaikan karena memang pada saat itu banyak orang juga. Saya juga waktu itu lagi fokus pada apa yang saya kerjakan. Itu saja,”tandasnya.

Kendati nampak pasrah, Ma’mun juga merasa dirinya kecipratan fitnah susulan yang terlontar dari mulut Denny yang mengatakan bahwa Ma’mun menyebutkan Prof Subur Budi Santoso diculik oleh Badan Intelejen Negara (BIN) saat hendak menjadi pembicara dalam diskusi rutin PPI.

“Ini tidak terkait penyidikan tadi, kan saya juga melaporkan Denny Indrayana terkait pernyataannya di ILC yang menyebut bahwa saya itu yang menyebarkan isu bahwa Prof Subur itu diculik. Padahal jelas pada saat acara itu saya tidak hadir, termasuk Pak Pasek juga tidak hadir. Padahal faktanya pernyataan itu tidak pernah keluar dari mulut orang-orang PPI. Ini kan saya anggap juga sebagai fitnah. Karena diculik itu konotasinya rezim ini fasis, otoriter. Menggunakan kata-kata ‘diculik’ itu sudah luar biasa,”terangnya.

“Dan itu kan fitnah keji juga terhadap saya dan teman-teman PPI makanya saya melaporkan Denny soal itu,”tambahnya.

Atas kasus tersebut, tutur Ma’mun, beberapa saksi akan dipanggil pihak polri termasuk di dalamnya, Anas Urbaningrum dan Gede Pasek.

“Mas Anas pun kemungkinan akan dipanggil terkait dengan laporan saya. Saya yakin polisi akan fair dalam kasus ini, ketika saya bisa jadi tersangka dengan kasus yang sama, saya yakin polisi fair juga akan menersangkakan Denny Indrayana. Pasalnya juga sama, bukti2nya juga sama,”harap Ma’mun. (PN/PRAS/VOB).