Beranda NASIONAL BANDUNG Hebatnya Walikota Bandung Bluksukan Sampai Kantor Twitter, Facebook, dan Pixar

Hebatnya Walikota Bandung Bluksukan Sampai Kantor Twitter, Facebook, dan Pixar

1017
0
BERBAGI

VOB –  Wali Kota Bandung Ridwan Kamil beserta beberapa stafnya ternyata sedang “blusukan” di Lembah Silikon (Silicon Valley) di Amerika Serikat, beberapa hari belakangan ini. Seperti terungkap di salah satu akun Facebook dan Twitternya, di salah satu pusat teknologi informatika dunia itu, Ridwan Kamil bukan untuk tolah-toleh sekadar tahu apa yang sedang terjadi di sana. Bahkan, Kang Emil, demikian ia biasa disapa, tampaknya juga tidak membawa wartawan dalam kunjungannya tersebut, terbukti tidak ada pemberitaan apa pun terkait hal itu.

Padahal, di sana, Kang Emil melakukan rapat kerja dengan sejumlah petinggi dari beberapa perusahaan kelas dunia, seperti Pixar Animation, Plug and Play, Twitter, dan Facebook. Kang Emil rapat kerja dengan pihak Pixar Animation untuk membuka bisnis dengan warga Bandung peminat animasi dan ekonomi kreatif.

Kang Emil, dalam hal ini Pemerintah Kota Bandung, juga sedang mengupayakan hadirnya perusahaan dunia Plug and Play di Bandung. Ini adalah tempat yang menghubungkan pelaku ekonomi kreatif/pebisnis startup (pemula) bidang teknologi komunikasi ke pemodal dan membantu menembuskan ke pasar dunia.

Lalu, Kang Emil juga mengadakan rapat kerja di kantor pusat Twitter, untuk mendiskusikan kemungkinan pembukaan kantor Twitter di Bandung. Juga bekerja sama untuk mengampanyekan Gobal Smartcity berbasis Twitter.

Begitu pula di kantor pusat Facebook di Lembah Silikon. Kang Emil rapat di sana untuk

Merancang jaringan online, khususnya untuk promosi usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Bandung, ke dunia dan merancang program magang anak-anak muda Bandung di kantor Facebook.

Seperti tertulis dalam Facebook-nya, pihak Facebook rencananya akan datang ke Bandung pada Agustus 2015.

Memang, Kang Emil sebelumnya telah mencium potensi besar ekonomi di bidang teknologi yang dilakukan warganya di Bandung. Karena itu, daerah Gedebage di timur Bandung pun disiapkan Bandung Teknopolis, yang diinginkan akan menjadi semacam Lembah Silikon.

Meski belum jadi, Kang Emil pernah mengungkapkan, sudah ada beberapa perusahaan yang bersiap menempati Bandung Teknopolis. “Sudah banyak yang antre mau apply. Singapura sudah merapat, Amerika Serikat dan Timur Tengah sudah, sementara Jepang akhir bulan ini,” ungkap Kang Emil kata Ridwan, 26 Februari lalu.

Selama ini, katanya, lokasi perusahaan teknologi yang berkantor di Indonesia terpisah-pisah. Kang Emil ingin Bandung Teknopolis didesain dengan gaya yang futuristik.

Sebagai langkah awal, Bandung Teknopolis akan dibangun dengan lahan seluas 800 hektare dan dana dari investor swasta. Nantinya, Bandung Teknopolis ini akan menjadi seperti kota mandiri, yang di dalamnya ada ada kafe dan pusat perbelanjaan, selain kantor. Karena itu, menurut Kang Emil, kawasan Bandung Teknopolis akan dijadikan sebagai zona ekonomi spesial. Dengan zona ekonomi spesial ini, Bandung Teknolopis akan bisa mengatur dirinya sendiri, untuk memisahkan diri dari izin atau proses sejenis yang ada dalam peraturan di Kota Bandung. “Saya pikir praktik internasional ini akan menjadi norma dalam Bandung Teknopolis. Saya kira 240 juta populasi di Indonesia, 50 juta kelas menengah, adalah pasar yang besar. Dan Bandung sudah siap karena kami punya lebih dari 80 universitas,” tuturnya. (Pur/pribuminews.com/vob)