Beranda NASIONAL BANDUNG Banyak Pasar Terbakar di Cianjur, IKAPPI Resah

Banyak Pasar Terbakar di Cianjur, IKAPPI Resah

478
0
BERBAGI

VOB — Cianjur menjadi salah satu daerah yang disorot Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI). “Dari data yang kami himpun, empat pasar terbakar dalam pendalaman IKAPPI adalah kebakaran Pasar Cibeber pada April 2012, Pasar Bojongmeron pada Mei 2013, Pasar Induk Cianjur pada Agustus 2013, dan yang terkahir Pasar Inpres Ciranjang pada September 2014. Kami berkali-kali mempertanyakan penyebab kebakaran dari kejadian kebakaran Pasar Cibeber hingga kebakaran Pasar Induk Cianjur, apa yang menjadi penyebab tidak pernah ada jawaban yang dipublis,” ungkap Widyanto Kurniawan, Humas DPP IKAPPI, dalam siaran pers yang dikirim Senin (8/9).

Menurut Widyanto, dari beberapa kejadian kebakaran pasar tersebut, yang perlu dipahami bersama adalah kebakaran pasar di Cianjur bukan hanya sebuah musibah, tapi kebakaran adalah risiko yang sebenarnya dapat dihindari. “Demikian, kita tidak pasrah begitu saja saat terjadi kebakaran dan kemungkinan berulang pada pasar yang lain,” tuturnya.

Secara umum, ada beberapa catatan penting pada kebakaran pasar di Cianjur, menurut DPP IKAPPI. Pertama: hampir semua kebakaran pasar di Cianjur adalah kebakaran besar yang menghanguskan banyak los dan kios/lapak. Kedua: terjadi kerugian yang besar. Ketiga: waktu Pemadaman cukup lama, karena besarnya api kebakaran yang ditimbulkannya. Keempat: adanya isu relokasi atau revitalisasi pasar berembus di kalangan pedagang pasar sebelum kebakaran.

Selain itu, DPP IKAPPI juga menyoroti kurangnya kesiapan pengelola terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran, antara lain kurang tersedianya alat-alat proteksi kebakaran, seperti APAR/Hydrant dan penyediaan sumber air. Juga peningkatan pengetahuan wawasan dan pelatihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran bagi pengelola dan penghuni pasar.

“Setelah melihat dan melakukan kajian dari beberapa pasar tersebut, kami menyimpulkan bahwa Pemda Cianjur lalai dan harus bertang jawab atas beruntunnya kejadian kebakaran pasar tersebut. Pemda harus mulai berbenah diri dan mengantisipasi terjadinya kebakaran pasar kembali di Cianjur,” kata Widyanto.

IKAPPI dalam waktu dekat juga akan melakukan audiensi dengan jajaran Mabes Polri untuk membahas banyaknya kebakaran pasar di Indonesia. IKAPPI tengah menurunkan tim untuk melakukan investigasi lebih lanjut atas kejadian ini. Tim ini akan menggali informasi lebih dalam dari para korban dan saksi mata. |BUD/ASN/VOB

– See more at: http://asatunews.com/daerah/2014/09/08/banyak-pasar-terbakar-di-cianjur-ikappi-resah#sthash.VxAb9c6T.dpuf