Beranda NASIONAL BANDUNG Analis Politik : Capres Prabowo Kuasai Konsep Besar Ekonomi Kerakyatan

Analis Politik : Capres Prabowo Kuasai Konsep Besar Ekonomi Kerakyatan

415
0
BERBAGI

VOB – Analis politik Pusat Studi Sosial Politik (Puspol) Indonesia Ubedilah Badrun mengaku debat capres tahap II pada Minggu malam (15 Juni) jauh lebih baik dari debat capres perdana pada tanggal 8 Juni lalu.  Meskipun moderator tampak garing, namun jawaban dari dua orang capres, Prabowo Subianto dan Joko Widodo sangat memuaskan publik.

“Jika mencermati jawaban yang disampaikan dalam debat tersebut, nampak sekali bahwa Prabowo menguasai konsep besar ekonomi kerakyatan. Sementara Jokowi nampak kurang menguasai konsep besar ekonomi berdikari, namun lebih menunjukkan pengalamannya sebagai Walikota Surakarta dan Gubernur DKI Jakarta,” jelas analis politik yang disapa Ubed dalam keterangan pers yang diterima PorosNews.com, jakarta, Senin (16/6).

Lebih lanjut mantan aktivis 1998 yang dulu tergabung dalam organisasi Forum Komunikasi Senat Mahasiswa Jakarta (FKSMJ) menambahkan para capres mempunyai style dan gaya masing-masing dalam menjawab pertanyaan yang dilontarkan moderator.

Capres Prabowo seperti biasa selalu dengan jawaban spontan, apa adanya dan sportif. Sedangkan capres Jokowi dari pertanyaan yang dilontarkan hendak menjatuhkan Prabowo.

“Jokowi nampak pertanyaannya sudah disiapkan oleh tim dan ada hasrat untuk menjatuhkan, terutama pada pertanyaan seputar DAU, DAK dan TPID,” tegas pria kelahiran Indramayu, Jawa Barat.

Dengan lontaran pertanyaan TPID dan tanpa memberikan singkatan dari akronim, tersebut, capres Jokowi bermaksud hendak menjebak Prabowo. Sementara Prabowo dengan spontan menyatakan diri tidak mengetahui apa singkatan dari TPID. Dan ia bertanya kepada capres Jokowi.

“Sisi sportifitasnya muncul, bahwa ia tidak perlu sok tahu untuk sesuatu yang tidak diketahuinya,” tutup Ubed.(MAR/PN).