Beranda NASIONAL BANDUNG Ahok Bikin resah Umat Islam Jakarta, Melarang Potong Hewan Kurban

Ahok Bikin resah Umat Islam Jakarta, Melarang Potong Hewan Kurban

512
0

VOB — Isu larangan pemotongan hewan Qurban di lingkungan sekolah di DKI Jakarta menjadi topik hangat dalam dua hari terakhir. Yang menarik, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok alias Zang Wan Xie diduga melakukan kebohongan berlapis tentang larangan itu. Dari mengatakan tidak ada larangan, hingga melempar tanggung jawab kepada Jokowi setelah media-media Islam membongkar upaya pelarangan itu.

Selasa (23/9/2014) lalu, Pos Kota memberitakan bahwa Pemprov DKI Jakarta mulai Idul Adha tahun ini melarang pemotongan hewan di sekolah dasar. Pelarangan itu tertuang dalam Instruksi Gubernur yang ditandatangani Ahok.

Sontak, berita tersebut segera menjadi viral dan membangkitkan protes umat Islam di media sosial. Namun, Ahok membantah. Melalui akun Twitternya, Ahok menyatakan tidak pernah melarang pemotongan hewan qurban.

b1

“Saya tidak pernah melarang pemotongan hewan kurban. Tidak mungkin saya melarang umat Islam melaksanakan ibadah. Jangan sembarangan mainkan isu,” sergahnya melalui akun Twitternya, @basuki_btp.

Ahok alias Zang Wan Xie boleh membantah, tetapi di era keterbukaan seperti sekarang, informasi dengan mudah bisa didapat. Termasuk Instruksi Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Diketahui ada Instruksi Gubernur DKI Jakarta nomor 67 Tahun 2014 yang pada point 4.a.1) disebutkan “melarang kegiatan pemotongan hewan kurban dilokasi pendidikan dasar”, Ahok alias Zang Wan Xie kemudian melempar masalah itu kepada Jokowi. Ia berdalih, yang menandatangani instruksi itu adalah Jokowi bukan dirinya, sehingga salah jika ada yang mengatakan ia yang mengeluarkan larangan tersebut.

“Itu yang tanda tangan Jokowi bukan saya,” kata Ahok alias Zang Wan Xie  seperti dikutip Republika Online, Rabu (24/9/2014).

Benarkah Instruksi tersebut ditandatangani oleh Jokowi? Ternyata Ahok alias Zang Wan Xie berbohong lagi. Instruksi Gubernur yang bisa didownload di situs resmi Pemprov DKI Jakarta itu jelas-jelas ditandatangai oleh Ahok alias Zang Wan Xie selaku Plt Gubernur DKI Jakarta pada 17 Juli 2014.(in/VoB)